Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagerbarang adalah beberapa ruang terbuka publik yang tersebar di wilayah Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal. RTH ini umumnya terintegrasi dengan lapangan desa dan menyediakan fasilitas untuk kegiatan rekreasi dan interaksi sosial bagi masyarakat setempat.
Rabu, 17 September 2025
RTH PAGERBARANG
sega warsa desa pagerbarang
Sega Warsa Desa Pagerbarang adalah nama kuliner legendaris di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Nama ini merujuk pada sebuah warung nasi yang didirikan oleh Pak Warsa pada tahun 1994 di Desa Rajegwesi, Kecamatan Pagerbarang.
- Waktu jualan: Warung ini unik karena baru buka pada tengah malam, sekitar pukul 23.00 WIB, dan tutup pada dini hari.
- Lokasi: Awalnya, warung ini tidak memiliki papan nama dan hanya berjualan di dalam rumah Pak Warsa.
- Menu: Menu utamanya sederhana, yaitu nasi putih yang disajikan di atas daun jati dan disiram sayur labu siam. Nasi ini biasanya disantap dengan lauk tambahan seperti tempe goreng yang dibungkus daun jati dan telur dadar.
- Penyebaran: Meskipun awalnya berlokasi di pedalaman, popularitas Sega Warsa menyebar dari mulut ke mulut. Seiring waktu, kuliner ini juga membuka cabang di wilayah Tegal Selatan.
- Sega: Berasal dari bahasa Jawa yang berarti nasi.
- Warsa: Adalah nama pendiri warung, yaitu Pak Warsa.
asal usul desa pagerbarang
Asal usul Desa Pagerbarang berasal dari nama "Pager" (pagar) dan "Barang" yang merujuk pada nama tokoh atau bentuk wilayah di masa lalu. Menurut cerita rakyat, wilayah ini dulunya berfungsi sebagai jalur pertahanan atau pagar suatu kerajaan, khususnya pada masa Kerajaan Mataram Islam.
Penjelasan Nama
Pager
: Kata ini berarti "pagar", yang mengindikasikan fungsi pertahanan atau pembatas wilayah.
Barang
: Konon merujuk pada nama tokoh atau bentuk wilayah pada masa lampau.
Konteks Sejarah
Jalur Pertahanan
: Konon, daerah ini digunakan sebagai semacam pagar atau jalur pertahanan pada masa Kerajaan Mataram Islam.
Masa Kolonial
: Pada masa Hindia Belanda, Pagerbarang sudah menjadi bagian dari wilayah administratif setingkat Onderafdeeling.
Pasca Kemerdekaan
: Setelah kemerdekaan, Pagerbarang kemudian ditetapkan menjadi sebuah kecamatan yang meliputi beberapa desa.
Perkembangan Wilayah
Kecamatan Pagerbarang saat ini memiliki 13 desa dan dikenal dengan karakter agraris, dengan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani.
RTH PAGERBARANG
Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagerbarang adalah beberapa ruang terbuka publik yang tersebar di wilayah Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Teg...
-
Asal usul Desa Pagerbarang berasal dari nama "Pager" (pagar) dan "Barang" yang merujuk pada nama tokoh atau bentuk wil...
-
Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagerbarang adalah beberapa ruang terbuka publik yang tersebar di wilayah Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Teg...
-
Sega Warsa Desa Pagerbarang adalah nama kuliner legendaris di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah . Nama ini merujuk pada sebuah warung nasi ...